Jenis Bunga Bank di Indonesia

Perkembangan bisnis properti di Indonesia di tahun-tahun belakangan ini mengalami perkembangan yang cukup signifikan. Banyak developer-developer kecil yang memulai bisnis properti. Mereka mulai membangun dari skala kecil, 3-4 kavling, sampai membuat kawasan seperti Sukaraja Village.

Perkembangan ini didukung juga dengan bunga perbankan yang kompetitif. Hal ini dikarenakan pembeli properti paling banyak adalah menggunakan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Ada beberapa strategi bunga bank yang diterapkan untuk menarik konsumen menggunakan KPR, yaitu bunga flat selama 2 tahun pertama, bunga 0% fix untuk 1 tahun pertama dan lain-lain.

Sebenarnya apa saja jenis bunga bank yang ada di Indonesia dan apa pengertiannya? Bunga bank yang ada di Indonesia ada 2 macam yaitu flat dan efektif.

Perhitungan bunga flat dihitung dari pinjaman awalnya. Misalkan pinjaman awal adalah Rp. 100 juta dan sisa pinjaman adalah Rp. 10 juta, maka bunga yang dikenakan tetap dari pinjaman awalnya yaitu Rp. 100 juta. Bunga flat biasanya lebih rendah dari bunga efektif.

Perhitungan bunga efektif dihitung dari sisa pinjaman awalnya. Misalkan pinjaman awal adalah Rp. 100 juta dan sisa pinjaman tinggal Rp. 10 juta, maka bunga yang dikenakan adalah dari Rp. 10 juta sisa pinjaman. Bunga efektif biasanya lebih besar dari bunga flat.

Biasanya bunga efektif ekivalen 1.8 kali dari bunga flat. Misalkan bunga flat adalah 10% per tahun maka bunga efektifnya adalah 1.8 x 10% per tahun = 18% per tahun.

Ada juga bunga fix dan floating. Bunga fix biasanya dipatok dalam jangka waktu tertentu untuk sarana promosi. Misalkan bunga 12% fix selama 2 tahun, maka selama 2 tahun bunganya tetap 12%.

Sedangkan bunga floating adalah bunga mengikuti tingkat kenaikan suku bunga yang berlaku pada saat itu. Jika pada waktu akad kredit bunganya 12% per tahun dan tiba-tiba pada bulan ke 3 ada kenaikan bunga menjadi 13% per tahun maka pihak perbankan berhak untuk menaikkan tingkat suku bunga menjadi 13% per tahun.

Dari penjelasan singkat ini bisa diketahui bunga yang paling bersahabat dengan konsumen adalah bunga fix efektif, karena bunganya dihitung dari sisa pinjaman awal dan besaran bunganya tetap.

Sedangkan jika bunganya adalah flat floating, maka yang dikenakan bunga adalah dari nilai pinjaman awal, bukan dikurangkan dari sisa pinjaman, dan bunga floating cenderung naik setiap tahunnya.

Bijaklah dalam memilih bunga perbankan agar Anda tidak terjebak dikemudian hari.

Anda kesulitan mengajukan KPR? Kami siap membantu. Informasi lebih lanjut hubungi Semanggi Property di 021 3379 6750 dan 0812 1830 4626.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: